Dublin Core
Title
PERSEPSI IBU HAMIL PADA PELAYANAN ANTENATAL CARE DI DESA BOLOREJO
KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG
KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG
Subject
PERSEPSI, WANITA HAMIL, PERAWATAN ANTENATAL
Description
Tingginya angka kematian ibu atau AKI di Indonesia merupakan masalah penting
yang perlu ditangani secara serius. AKI adalah ukuran keberhasilan kesehatan ibu
dan merupakan barometer layanan kesehatan di suatu negara, jika masih tinggi,
itu berarti bahwa layanan kesehatan dikategorikan tidak baik (Adriansz, 2007).
Jadi salah satu upaya yang perlu diperhatikan adalah meningkatkan kualitas
pelayanan kesehatan wanita dan ibu terutama melalui pemeriksaan kehamilan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kesehatan wanita dalam perawatan
antenatal (ANC) di desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian Cross
Sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling
jenuh (sensus), lokasi penelitian di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman,
Kabupaten Tulungagung. Waktu belajar pada bulan Juli 2017. Penyajian data
dalam bentuk diagram lingkaran. Hasil penelitian ini didasarkan pada perawatan
pelayanan antenatal care di desa Kabupaten Bolorejo, Kauman Tulungagung,
berdasarkan perawatan ANC 10 yang telah diberikan kepada perempuan belum
sepenuhnya tercapai. 8T (80%) 2T (20%) yang termasuk perawatan antenatal
(20%) yang meliputi imunisasi dan pemeriksaan laboratorium yang berhubungan
dengan kehamilan (tes PP, Hb, protein urin, pengurangan urin). Wanita hamil
yang tidak mendapatkan imunisasi bahwa ada wanita yang berada di tengahtengah
akhir trimester ketiga kehamilan dan mendekati persalinan. Adapun ibu
hamil yang tidak mendapatkan tes terkait kehamilan (tes PP, Hb, protein urin,
reduksi urine) karena ibu hamil yang tidak sadar akan takut suntik dan tidak ada
tanda bahaya ibu hamil yang menyertai (dilihat dari karakteristik responden
berdasarkan usia reproduksi ibu dalam kategori risiko rendah, berdasarkan paritas
juga risiko rendah). Untuk wanita yang telah termotivasi oleh pemeriksaan
kesehatan dan medis (Berdasarkan persepsi wanita yang belum dirawat oleh
kesehatan) personilnya sesuai dengan standar) Jadi pemeriksaan ANC yang tidak
dapat diterima dari standar (10T) adalah kesadaran rendah akan kehamilan
perempuan sendiri.
yang perlu ditangani secara serius. AKI adalah ukuran keberhasilan kesehatan ibu
dan merupakan barometer layanan kesehatan di suatu negara, jika masih tinggi,
itu berarti bahwa layanan kesehatan dikategorikan tidak baik (Adriansz, 2007).
Jadi salah satu upaya yang perlu diperhatikan adalah meningkatkan kualitas
pelayanan kesehatan wanita dan ibu terutama melalui pemeriksaan kehamilan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kesehatan wanita dalam perawatan
antenatal (ANC) di desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian Cross
Sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling
jenuh (sensus), lokasi penelitian di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman,
Kabupaten Tulungagung. Waktu belajar pada bulan Juli 2017. Penyajian data
dalam bentuk diagram lingkaran. Hasil penelitian ini didasarkan pada perawatan
pelayanan antenatal care di desa Kabupaten Bolorejo, Kauman Tulungagung,
berdasarkan perawatan ANC 10 yang telah diberikan kepada perempuan belum
sepenuhnya tercapai. 8T (80%) 2T (20%) yang termasuk perawatan antenatal
(20%) yang meliputi imunisasi dan pemeriksaan laboratorium yang berhubungan
dengan kehamilan (tes PP, Hb, protein urin, pengurangan urin). Wanita hamil
yang tidak mendapatkan imunisasi bahwa ada wanita yang berada di tengahtengah
akhir trimester ketiga kehamilan dan mendekati persalinan. Adapun ibu
hamil yang tidak mendapatkan tes terkait kehamilan (tes PP, Hb, protein urin,
reduksi urine) karena ibu hamil yang tidak sadar akan takut suntik dan tidak ada
tanda bahaya ibu hamil yang menyertai (dilihat dari karakteristik responden
berdasarkan usia reproduksi ibu dalam kategori risiko rendah, berdasarkan paritas
juga risiko rendah). Untuk wanita yang telah termotivasi oleh pemeriksaan
kesehatan dan medis (Berdasarkan persepsi wanita yang belum dirawat oleh
kesehatan) personilnya sesuai dengan standar) Jadi pemeriksaan ANC yang tidak
dapat diterima dari standar (10T) adalah kesadaran rendah akan kehamilan
perempuan sendiri.
Creator
DEWI RATNA SULISTINA, S.ST.,M.Keb.
Publisher
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN STIKES HANG TUAH SURABAYA
Language
INDONESIA
Type
TEXT
