Dublin Core
Title
ANALISIS ANTRIAN PELAYANAN INSTALASI AMBULANCE PADA
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ISKAK DI TULUNGAGUNG
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ISKAK DI TULUNGAGUNG
Subject
ANALISIS ANTRIAN PELAYANAN INSTALASI AMBULANCE
Description
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis antrian
pelayanan instalasi ambulance pada seksi penunjang pelayanan non medis.
Sistem pelayanan instalasi ambulance merupakan penunjang pelayanan
medis yang secara praktis menjadi pertimbangan teknis maupun ekonomis.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati dan mencatat antrian
yang terjadi pada hari kerja selama periode tertentu sebagai data sampel.
Adapun medote yang digunakan adalah saluran banyak-fase tunggal,
sedangkan model antriannya adalah M/M/S/I/I. Berdasarkan pengamatan
yang dilakukan, pihak manajemen telah mengoperasikan 3 unit ambulance
dalam system pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat
kesibukan instalasi ambulance sebesar 9,17%, probabilitas tidak ada
pengguna jasa dalam system sebesar 0,75, jumlah rata-rata pengguna jasa
menunggu dalam sistem antrian sebesar 0,0003 pengguna, jumlah rata-rata
pengguna jasa berada dalam sistem antrian sebesar 0,27 pengguna, waktu
rata-rata pengguna jasa menunggu dalam sistem antrian selama 0,0014
jam dan waktu rata-rata pengguna jasa berada dalam sistem antrian
selama 1,25 jam. Berdasarkan hasil analisis antrian pelayanan
menunjukkan bahwa operasional sistem pelayanan instalasi ambulance
sudah baik berarti belum perlu menambah sarana/fasilitas instalasi
ambulance. Namun demikian ditinjau dari sisi pembiayaan fasilitas/sarana
pelayanan dapat dikatakan kurang efisien tetapi melihat perkembangan
pelayanan medis begitu pesat, maka fasilitas/sarana pelayanan instalasi
ambulance yang digunakan dalam pelayanan segera akan mencapai kondisi
yang ekonomis.
pelayanan instalasi ambulance pada seksi penunjang pelayanan non medis.
Sistem pelayanan instalasi ambulance merupakan penunjang pelayanan
medis yang secara praktis menjadi pertimbangan teknis maupun ekonomis.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati dan mencatat antrian
yang terjadi pada hari kerja selama periode tertentu sebagai data sampel.
Adapun medote yang digunakan adalah saluran banyak-fase tunggal,
sedangkan model antriannya adalah M/M/S/I/I. Berdasarkan pengamatan
yang dilakukan, pihak manajemen telah mengoperasikan 3 unit ambulance
dalam system pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat
kesibukan instalasi ambulance sebesar 9,17%, probabilitas tidak ada
pengguna jasa dalam system sebesar 0,75, jumlah rata-rata pengguna jasa
menunggu dalam sistem antrian sebesar 0,0003 pengguna, jumlah rata-rata
pengguna jasa berada dalam sistem antrian sebesar 0,27 pengguna, waktu
rata-rata pengguna jasa menunggu dalam sistem antrian selama 0,0014
jam dan waktu rata-rata pengguna jasa berada dalam sistem antrian
selama 1,25 jam. Berdasarkan hasil analisis antrian pelayanan
menunjukkan bahwa operasional sistem pelayanan instalasi ambulance
sudah baik berarti belum perlu menambah sarana/fasilitas instalasi
ambulance. Namun demikian ditinjau dari sisi pembiayaan fasilitas/sarana
pelayanan dapat dikatakan kurang efisien tetapi melihat perkembangan
pelayanan medis begitu pesat, maka fasilitas/sarana pelayanan instalasi
ambulance yang digunakan dalam pelayanan segera akan mencapai kondisi
yang ekonomis.
Creator
Drs. KRISAN SISDIYANTORO, M.M.
Publisher
JURNAL BENEFIT FAKULTAS EKONOMI
Language
INDONESIA
Type
TEXT
