Dublin Core
Title
Analisis Kelayakan Usaha Tani Jagung Hibrida Pada LahanTadah Hujan Di Desa Tanggunggunung Kecamatan Tanggunggunung
Subject
Usaha Tani
Description
Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan usaha tani jagung Hibrida varietas P27 pada sistem lahan tadah hujan di GAPOKTAN “Makmur Gunung Dondong” Desa Tanggunggunung yang berada di Kecamatan Tanggunggunung, dimulai pada awal musim hujan.
Penelitian ini dilakukan dengan meneliti perseorangan dalam kelompok tani tersebut dengan tujuan untuk mengetahui dari sarana prasarana produksi, jumlah biaya produksi, hasil produksi dan keuntungan yang di dapat selama satu kali musim tanam serta kelayakan usaha tani tersebut untuk di usahakan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dengan jumlah biaya produksi yang di keluarkan perhektare selama satu kali musim tanam itu jumlahnya sama dan dengan perbedaan jumlah luas lahan, petani di tanggunggunung tidak sama sekali mengalami kerugian hal ini bisa dilihat bahwa bila R/C ratio <1 petani rugi, dan =1 maka petani tidak mengalmi kerugian maupun keuntungan dan jika > 1 petani mendapatkan keuntungan. Di saat penelitian rata – rata harga jagung pipil kering Rp. 4.800 dan petani mendaptan nilai R/C ratio 3,05 dari sini bisa kita lihat bahwa usaha pertanian jagung di tanggunggung dengan sistem lahan tadah hujan ini sangat layak sekali di usahakan di daerah tersebut dan selain itu perhatian dari pemerintah setempat juga di butuhkan untuk pengembangan usaha pertanian jagung di Kecamatan Tanggunggunung.
Penelitian ini dilakukan dengan meneliti perseorangan dalam kelompok tani tersebut dengan tujuan untuk mengetahui dari sarana prasarana produksi, jumlah biaya produksi, hasil produksi dan keuntungan yang di dapat selama satu kali musim tanam serta kelayakan usaha tani tersebut untuk di usahakan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dengan jumlah biaya produksi yang di keluarkan perhektare selama satu kali musim tanam itu jumlahnya sama dan dengan perbedaan jumlah luas lahan, petani di tanggunggunung tidak sama sekali mengalami kerugian hal ini bisa dilihat bahwa bila R/C ratio <1 petani rugi, dan =1 maka petani tidak mengalmi kerugian maupun keuntungan dan jika > 1 petani mendapatkan keuntungan. Di saat penelitian rata – rata harga jagung pipil kering Rp. 4.800 dan petani mendaptan nilai R/C ratio 3,05 dari sini bisa kita lihat bahwa usaha pertanian jagung di tanggunggung dengan sistem lahan tadah hujan ini sangat layak sekali di usahakan di daerah tersebut dan selain itu perhatian dari pemerintah setempat juga di butuhkan untuk pengembangan usaha pertanian jagung di Kecamatan Tanggunggunung.
Creator
AHMAT ALI BASTOMI
Publisher
Fakultas Pertanian Universitas Tulungagung
Date
2021
Contributor
Dr. Ir. Yuniar Hajar Prasekti, M.MA dan Dr. Ermawati Dewi, SP, MM
Language
Indonesia
