Analisis Faktor-Faktor Produksi Usahatani Bawang Merah Di Kelompok Tani Pereng Makmur (Studi Kasus di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung)

Dublin Core

Title

Analisis Faktor-Faktor Produksi Usahatani Bawang Merah Di Kelompok Tani Pereng Makmur (Studi Kasus di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung)

Subject

Analisis Produksi

Description

Salah satu jenis sayuran yang mempunyai daya permintaan pasar yang cukup tinggi dan digemari oleh masyarakat adalah bawang merah selain sebagai bumbu dapur juga biasa di gunakan sebagai obat penurun panas. Buah bawang merah memiliki daya tarik yang khusus. Buahnya banyak mengandung air (sekitar 92%). Rasa buah yang agak pedas , warna daging buahnya yang merah atau keunguhan serta tekstur buahnya yang bagus bawang merah sangat bermanfaat bagi kita selain untuk bumbu dapur sekarang juga bias di olah menjadi berbagai olahan makanan dan obat.
Akan tetapi sejauh ini belum diketahui faktor-fakror yang memiliki pengaruh kuat terhadap ketidakpastian produksi bawang merah baik dalam kualitas maupun dalam kuantitasnya. Disamping itu adanya keterbatasan modal dan sifat bulky pada Bawang Merah yang cukup tinggi membuat petani cenderung menjual hasil produksinya secara borongan, sehingga keuntungan yang didapat kurang maksimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) faktor-faktor produksi apa saja yang berpengaruh terhadap produksi bawang merah; 2) tingkat efisiensi usahatani bawang merah terutama di desa Junjung kususnmya dan di Tulungagung pada umumnya.
Metode analisa yang dipakai untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang maerah digunakan persamaan fungsi produksi CobbDouglas dan untuk mengetahui efisiensi usahatani digunakan R/C ratio.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha tani di desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung sudah berjalan secara efisien. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan R/C sebesar 2,87. Sedangkan berdasarkan analisis fungsi produksi Cabb-Douglas didapatkan: faktor produksi benih, pupuk KCL, dan insektisida berpengaruh nyata pada produksi bawang merah pada taraf kepercayaan 90%. Sedangkan faktor produksi seperti pupuk Urea, TSP, NPK, tidak berpengaruh secara nyata. Untuk tenaga kerja berpengaruh nyata pada produksi bawang merah pada taraf kepercayaan 90%.

Creator

Wiji Astutik

Publisher

Fakultas Pertanian

Date

2020

Language

Bahasa Indonesia

Type

Skripsi