Dublin Core
Title
IMPLEMENTASI E-FILLING TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BERDASARKAN MODERASI
PEMAHAMAN INTERNET (STUDI PADA SMK NEGERI 1 POGALAN TRENGGALEK)
PEMAHAMAN INTERNET (STUDI PADA SMK NEGERI 1 POGALAN TRENGGALEK)
Subject
IMPLEMENTASI E-FILLING
Description
Penelitian ditujukan untuk melihat pengaruh implementasi e-filling terhadap kepatuhan wajib pajak di SMK Negeri I Pogalan Trenggalek serta adanya pemahaman internet mampukah memoderasi pada hubungan implementasi e filling pada kepatuhan wajib pajak di SMK Negeri I Pogalan Trenggalek. Penelitian ini
dapat diklasifikasikan sebagai explanatory research, pendekatan dilakukan survei melalui pengujian hipotesis yang menjelaskan hubungan kausal antar variabel yang
sedang diteliti. Sebanyak 60 orang dari populasi 131 guru dan karyawan diambil sebagai sampel. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner, ditunjang dengan
proses wawancara, observasi serta dokumentasi. Alat analisis dengan regresi I, dan analisis regresi dengan moderasi.
Penelitian menghasilkan: 1) menerima H1 (hipotesis pertama), bahwa implementasi e-filling ada pengaruh pada kepatuhan wajib pajak secara positif dan signifikan
dibuktikan pada nilai F sebesar 34,401 dengan sig. ,000 < 0,05. Pengujian terhadap regresi II yang dilakukan dalam penelitian ini H2 (hipotesis kedua) ditolak bahwa variabel pemahaman internet tidak bisa bertindak sebagai moderasi. Pengujian ini dibuktikan dengan koefisien variabel moderasi yang bernilai negatif sebesar -1,084 dengan sig. 0,283 > 0,05, dapat diartikan penelitian implementasi e-filling pada kepatuhan wajib pajak di SMK Negeri 1 Pogalan tidak termoderasi oleh adanya pemahaman internet. Berdasarkan hasil pengujian terhadap model regresi II dilakukan uji regresi III di mana variabel pemahaman internet diasumsikan sebagai variabel mandiri yang dihubungkan dengan kepatuhan wajib pajak. Sesuai hasil uji regresi III diketahui koefisien regresi bernilai 0,359 pada sig. 0,007 < 0,05, pemahaman internet yang dimasukkan sebagai variabel
moderasi ternyata berpengaruh secara langsung pada kepatuhan wajib pajak dan bisa dikatakan sebagai predictor (variabel independen).
dapat diklasifikasikan sebagai explanatory research, pendekatan dilakukan survei melalui pengujian hipotesis yang menjelaskan hubungan kausal antar variabel yang
sedang diteliti. Sebanyak 60 orang dari populasi 131 guru dan karyawan diambil sebagai sampel. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner, ditunjang dengan
proses wawancara, observasi serta dokumentasi. Alat analisis dengan regresi I, dan analisis regresi dengan moderasi.
Penelitian menghasilkan: 1) menerima H1 (hipotesis pertama), bahwa implementasi e-filling ada pengaruh pada kepatuhan wajib pajak secara positif dan signifikan
dibuktikan pada nilai F sebesar 34,401 dengan sig. ,000 < 0,05. Pengujian terhadap regresi II yang dilakukan dalam penelitian ini H2 (hipotesis kedua) ditolak bahwa variabel pemahaman internet tidak bisa bertindak sebagai moderasi. Pengujian ini dibuktikan dengan koefisien variabel moderasi yang bernilai negatif sebesar -1,084 dengan sig. 0,283 > 0,05, dapat diartikan penelitian implementasi e-filling pada kepatuhan wajib pajak di SMK Negeri 1 Pogalan tidak termoderasi oleh adanya pemahaman internet. Berdasarkan hasil pengujian terhadap model regresi II dilakukan uji regresi III di mana variabel pemahaman internet diasumsikan sebagai variabel mandiri yang dihubungkan dengan kepatuhan wajib pajak. Sesuai hasil uji regresi III diketahui koefisien regresi bernilai 0,359 pada sig. 0,007 < 0,05, pemahaman internet yang dimasukkan sebagai variabel
moderasi ternyata berpengaruh secara langsung pada kepatuhan wajib pajak dan bisa dikatakan sebagai predictor (variabel independen).
Creator
ENI MINARNI, SE.Ak., M.AK.
Publisher
JURNAL BENEFIT FAKULTAS EKONOMI
Language
INDONESIA
Type
TEXT
